
Sudah banyak banget yang bisa Syafiq lakukan sejak menginjak usia 4 bulan. Tengkurap sendirinya sudah bisa bulak balik. Duduk tegak dan juga bermain2 dengan tangan dan kakinya lincah sekali. Berat badan tidak terlalu signifikan juga sih naiknya, sekitar 6,5 kg berat Syafiq pada usia ini. Wong, lahirnya kecil, yaitu 2,78 kg. Berarti Alhamdulillaah sudah masuk standard lah.
Mulai awal usia 4 bulan sampai mau 5 bulan ini, Syafiq sedang dalam tahap pengenalan oral. Tangan dan 10 jarinya masuk semua ke dalam mulut, pun bajunya ditarik2, lalu masuk lagi ke mulut, juga teether berbbentuk Ice Cream yg dibelikan Ummi...waaa itu yg paling favorit deh langusng di gigit2. Nah, saat ini ada ujian lagi dari kedua nenek Syafiq. "Wah, itu anak kelaparan tuh. Gak cukup hanya ASI saja. Harus sudah di beri makan. Kamu2 dulu sudah kami beri makan umur 3 bulan. Dan sekarang buktinya baik2 saja." Begitulah komentar kedua nenek Syafiq yang sayang banget sama cucunya ini.
Well, kalau udah ada omongan gituh, Ummi cuman mesem2 ajah alias senyum dikulum. Ummi ingat betul pernyataan Dokter anak, bahwa yang sering menggagalkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi adalah para nenek...ha.ha... Nanti kalau Ummi jadi nenek, bisa tahan gak yaaaaw.
Nah ini dia tampangnya..."Aku baru bangun tidur sudah langsung di jepret camera..he.he."
Mulai awal usia 4 bulan sampai mau 5 bulan ini, Syafiq sedang dalam tahap pengenalan oral. Tangan dan 10 jarinya masuk semua ke dalam mulut, pun bajunya ditarik2, lalu masuk lagi ke mulut, juga teether berbbentuk Ice Cream yg dibelikan Ummi...waaa itu yg paling favorit deh langusng di gigit2. Nah, saat ini ada ujian lagi dari kedua nenek Syafiq. "Wah, itu anak kelaparan tuh. Gak cukup hanya ASI saja. Harus sudah di beri makan. Kamu2 dulu sudah kami beri makan umur 3 bulan. Dan sekarang buktinya baik2 saja." Begitulah komentar kedua nenek Syafiq yang sayang banget sama cucunya ini.
Well, kalau udah ada omongan gituh, Ummi cuman mesem2 ajah alias senyum dikulum. Ummi ingat betul pernyataan Dokter anak, bahwa yang sering menggagalkan pemberian ASI eksklusif kepada bayi adalah para nenek...ha.ha... Nanti kalau Ummi jadi nenek, bisa tahan gak yaaaaw.
Nah ini dia tampangnya..."Aku baru bangun tidur sudah langsung di jepret camera..he.he."

JALAN-JALAN KE KL


"Masih kecil kok sudah di ajak naik pesawat sih, nggak takut kenapa2 tuh?", begituhlah kekhawatiran kedua nenek Syafiq saat kami sekeluarga jalan-jalan ke KL awal September lalu. Liburan selama 5 hari di KL dengan tambahan anggota baru cukup repot dalam hal barang bawaannya. Bayangin ajah, sampai kursi mandinya Syafiq juga dibawa sekalian, berapa koper hayooo?
Tapi ternyata perjalanan selama di pesawat aman-aman saja tuh, Syafiq sangat enjoy. Selain terus diberi ASI selama take off dan landing, Syafiq juga banyak bobonya. Alhamdulillaah. Nih, beberapa gaya Syafiq saat pertama kali nyobain naik pesawat..waa seruuuu.
Tapi ternyata perjalanan selama di pesawat aman-aman saja tuh, Syafiq sangat enjoy. Selain terus diberi ASI selama take off dan landing, Syafiq juga banyak bobonya. Alhamdulillaah. Nih, beberapa gaya Syafiq saat pertama kali nyobain naik pesawat..waa seruuuu.
Saat menuju KL, pesawat yang kami tumpangin kebetulan banyak bangku yang kosong, nah, itu salah satu foto Syafiq sedang duduk sendiri. Padahal jika naik pesawat, infant itu harus di pangku sama ibunya. But, saat take off dan landing tentu saja Syafiq kembali di pangkuan Ummi dan juga dipasangkan seatbelt bayi.


KAKAK FAWWAZ SAYANG ADIK SYAFIQ

Walopun baru 5 tahun, tapi Fawwaz cukup bisa diandalkan dalam hal membantu Ummi menjaga adik Syafiq. Diajak ngobrol, bercanda, bermain, sampai2 kalau kakaknya pulang sekolah dan kedengaran suara kakaknya, Syafiq langsung deh kegirangan. Bisa dilihat dari ekspresi muka dan gerakan tubuhnya kalau Syafiq senang sekali jikadekat dengan kakaknya, Subhanallaah.
Nggak pernah Fawwaz jahilin adiknya, paling2 kalau dia iri hanya masalah yang lucu2. Kadang2 kalau Ummi sedang nyanyi untuk Syafiq, Fawwaz juga pingin dinyanyikan lagu yang sama, kalau adiknya sedang di bacakan buku, Fawwaz juga ingin di bacakan buku yang sama. Padahal bukunya itu buku untuk bayi, teteb saja Fawwaz maunya yang itu...iiih lucu yaa.