![]() ![]() |
||||
Thursday, July 03, 2008Graduation Fawwaz & Koleksi Tas Daur Ulang Ummu Muhammad![]() Tema Graduation Day Sekolah Fawwaz tgl 21 Juni lalu, pas banget dengan tema "Hijaukan Bumi" yg Ummi sedang promosikan, yaitu "Save Our Earth"... tuh lihat dibackdropnya. Kain berlukiskan pemandangannya keren banget yaa. ![]() Ini Fawwaz sedang performed Surah Al-Kafirrun dan Ayah Kursyi. Senangnya bersekolah yg mengajarkan nilai2 agama Islam. Fawwaz jadi lebih bisa mengamalkan ibadahnya sehari2 di rumah, Insya Allah. ![]() "Horeee, aku lulus TK!!!" Hi..hi..hi... segitunya. Alhamdulillaah, Fawwaz akan segera melanjutkan ke Sekolah Dasar 14 Juli nanti, Doakan Fawwaz yaa ![]() ****************************************************************************** Foto2 terbaru dan juga koleksi terbaru tas2 Daur Ulang Ummu Muhammad. Tas Model Kecil - Tampak Depan Tas Model Kecil - Tampak Samping ![]() ![]() Tas Model Sedang - Tampak Depan ![]() Tas Model Tutup - Tampak Depan Tas Model Tutup - Tampak Belakang ![]() ![]() Tas Model Tutup - Tampak Samping ![]() Mau baca cerita awalnya Ummi mulai suka sama yg namanya daur ulang? Sok mangga lihat ke postingan di bawah ajah yaa.....
posted by Lili at 5:10 PM
3 comments
Tuesday, June 24, 2008Lagi-lagi Pengolahan Sampah Rumah TanggaMasih seputar pengolahan sampah rumah tangga, Ummi sama mbak yang ada di rumah mencoba untuk ikut2an mengolah sampah rumah tangga terutama dari bahan plastik yang susyaaaah banget utk terurai.
Nah ini lho contoh sampah2 plastiknya.... Setelah nyontek sana-sini, akhirnya jadi juga tas2 dan map tempat file lucu, yang terbuat dari bahan2 sampah plastik, seperti terlihat pada gambar. (Catatan, ini beneran Ummi dan Mbak Feti yg membuat / home made product ...Alhamdulillaah). Tas Tangan Model Kecil ![]() Ummi pinjam mesin jahit dari ibu mertua, lalu rubah spool, sepatu, jarum jahitnya agar bisa menjahit bahan dari platik. Benangnya terbuat dari bahan nylon yang bisa menjahit plastik. Inilah mesin jahit yg berjasa, cuman modal 1 buah mesin jahit ini. Taraaaaa, dengan berbekal si mbak dirumah yang pernah bekerja di konveksi, jadilah sampah2 tadi menjadi barang berguna, sekali lagi Alhamdulillaah... Ummi jg mulai mencoba menjahit... tadinya mencos2 alias miring2....karena latihan terus dgn diajarkan oleh mbak Feti (nama mbakku di rumah), akhirnya bisa juga. Contoh tas belanja ukuran besar, motifnya masih ngasal, karena tas inilah kali pertama Ummi dan mbak Feti mencoba membuat tas. Sabtu tanggal 21 Juni lalu, Ummi buka Stand Recycle di acara Graduation day-nya sekolah Fawwaz, dan Alhamulillaah tas plastik Ummi terjual. (Gambar stand bazar-nya menyusul yaa, belum sempat di pindah ke PC). Masih ingat ttg Pupuk Organik yang Ummi posting sebelumnyakan? Pupuk Organik ini juga ikutan di bazarkan. Hasil panen 1 keranjang Takakura pupuk organik kemarin sekitar 12kg (8 bungkus), laku terjual sekitar 9 kg (6 bungkus dengan takaran 1 1/2 kg perplastiknya).... Subhanallaah, ternyata pengolahan sampah rumah tangga berdaya jual juga ya. Dengan bungkusan yg sangat sederhana, Ummi belum sempat membuat plastik khusus, jadinya di tulis dgn spidol biasa..ha.ha. ![]() Nah, ini saat pembungkusan pupuk kedalam plastik ukuran 1 1/2 kg, Ummi dibantu oleh kakak ipar ummi yaitu, Cari, saat proses panen dan pembungkusan pupuk. Sekarang sedang mengolah keranjang kedua. ![]() ![]() Untuk harga tas bervariasi, tergantung besar tasnya. Kalau mau tanya2 ttg tas or pupuk langsung saja emial Ummi yaa... di indralili@gmail.com. Teremen-teremen semua, hayooo ikut mengurangi sampah RT di lingkungan kita. Kita bisa berdayakan orang2 disekitar kita untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Walopun jumlahnya tidak terlalu besar, namun sangat bermanfaat dan bernilai Insya Allah. Pesanan tas ke Ummi sesuai order saja, karena bahan2 sampah plastiknya terbatas, jadi pasti menunggu lama untuk membuat dalam jumlah skala besar. Bayangin saja, mesin jahit cuman satu dan orang yg menjahitnya gantian, Ummi dan mbak Feti. Juga bahan2 plastiknya kita kumpulkan dari rumah sendiri atau minta2 tetangga, kerabat atau teman...wuuuiih capee deee. Kalau Ummi buka penjualan sampah plastik di rumah untuk para pemulung, bisa berabe nanti ngatur tempatnya... malah jadi tempat barteran deh.... waaaaa. Pokoke Ummi lakukan ini semata2 karena cinta lingkungan, untuk sosial dan juga amal..he.he.. gaya banget deh si Ummi. Oh iyah, jika teman2 mau membantu mengumpulkan dan menyumbangkan sampah plastiknya untuk Ummi, cepetan kontak Ummi di email, Insya Allah sampah2 plastiknya nanti bisa dijemput ke rumah masing2, praktiskan. Mudah2an partisipasi teman2, dibalas dengan kebaikan oleh Allah SWT, aamiin. Atau kalau terkumpulnya sampai banyak, bisa Ummi ganti dgn per 1 kg Rp. 3.000,-. Siiip kan? Last, padahal pinginnya cerita ttg hari kelulusannya Fawwaz. Nanti deh postingan berikutnya.... senang banget Fawwaz dah mau masuk SD.... uuuhuuuy anak Ummi dah besar rupanya... C U guys...
posted by Lili at 1:35 PM
16 comments
Saturday, March 22, 2008Mau dikemanakan sampah organik Rumah Tangga kita?Apaan sih Ummi? Iya itu lho, masalah sampah!!! Masalah sampah sudah menjadi biang keladi utama di Jakarta dalam hal banjir, penyakit, dan juga keseimbangan ekosistim yang terganggu gara2 sampah yang tidak diproses secara semestinya. Maluuuuu banget. Dengar dari beberapa teman orang bule, katanya orang Indonesia itu sering buang sampah sembarangan. Sampai2 ex boss Ummi (yg kebetulan jg orang bule) dulu di perusahaan minyak, pernah bercerita kalau dia sangat prihatin banget sama anak2 kecil Indonesia. Dia bilang kalau dia tuh sering melihat anak2 kecil buang sampah sembarangan, padahal orang tuanya ada disebelahnya, makan dan bermain bersama anak itu. Tapi teteb aja saat selesai makan, bungkusan plastik bekas makannya dibuang begitu saja ke jalan, seakan2 jalanan itu tempat sampah yg ukurannya besar dan berhak dikotori dan disampahi....woooooo. Terus dia melanjutkan dengan pertanyaan,"Apakah orang tua di Indonesia ini tidak mengajarkan cara membuang sampah pada tempatnya?", sambil mengeryitkan dahi dan mengangkat bahu dia memandangi wajah Ummi. Ummi hampir gelagapan mendengar pertanyaanya, tapi dengan sigap (padahal sedih banget hati), Ummi jawab,"Well, Alhamdulillaah kalau saya mengajarkan kepada anak saya untuk membuang sampah pada tempatnya. Jadi tidak semua orang Indonesia yang begitu kok Tim" (Tim adalah nama depan ex boss Ummi tadi). Namun sampai saat ini saudara2, baru saja terjadi 2 minggu lalu, masih segar diingatan. Ummi melihat ada orang melempar bungkusan plastik kresek hitam (isinya pastilah sampah) dari jendela mobilnya dan membuangnya ke jalan raya. Terlihat dengan jelas yang membuang bungkusan itu arahnya dari jendela belakang sebuah mobil keren bermerk Mercy, berwarna hitam (uuuh Ummi gak sempat mengingat nomor mobilnya), disaat mobil Ummi tepat berada dibelakang mobilnya tatkala membayar uang masuk tol...Astaghfirullaah. Orang punya(maksudnya punya mobil..he..he), lalu berpendidikan (katanya), buang sampah segede bagong ke jalan raya...wataaaaaauuuuu. Tahu gak, saat di tol, Ummi kebut mobil Ummi untuk menyusul mobilnya dan menengok sekilas ke mobil Mercy itu, maksudnya ingin lihat wajah si pembuang sampah (yg seharusnya menjadi terpidana hukum lho - minimal kalau ketangkap basah pihak berwajib). Tapi sayang kacanya 80% gelap dan gak kelihatan bo!! Sayang disayang Ummi bukan orang yang berkewajiban menyetop dan mempenalti dgn denda kepada si pembuang sampah sembarangan tadi, jadinya yaa hanya geleng2 kepala aja di mobil (sambil dengerin Tika Pangabean menyanyikan lirik...leng..geleng6x....leng geleng6x..he..he). Ini sudah melenceng jauh dari judul. Wong tentang sampah RT, malah jadi melebar gituh ceritanya. Okweh, kita mulai ajah, walopun memang masih berhubungan dgn yg namanya sampah. Nah, kalau kita perduli mulailah dari diri kita sendiri dulu aja kali yaa. Ummi pingin seperti itu. Mulai dari diri sendiri. Daripada berkoar2, tapi gak ada yg mudeng...jadinya yaa puyeng. Hari Selasa tanggal 4 Maret 2008 lalu, Ummi mengikuti Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga bersama teman2 di "Kebun Karinda". ![]() ![]() Kebun Karinda ini milik sepasang suami istri bernama Bpk. Djamaludin Suryohadikusumo dan Ibu Sri Murniati Djamaludin. Beliau berdua sangat perduli sekali dgn kebersihan lingkungan, terutama utk daerah Jakarta. Kata beliau, sampah rumah tangga dari satu rumah itu, tiap harinya bisa membuang sekitar 2kg sampah. Bayangkan kalau dikalikan 100 rumah atau dikalikan seluruh rumah yg ada di Jakarta? Pantesan pak Gub selalu dibikin pusing sama urusan sampah. Nah dari total 60% sampah Rumah Tangga di Jakarta, dan sisanya adalah industri. Hanya sekitar 20an% yang diambil oleh para pemulung utk daur ulang...lah sisanya yg 80% itu bagaimana? Gambar kiri, pak Djamal sdg memberikan penyuluhan, nah yg kanan itu pesertanya. Ummi mana ya? Lah yg motokan Ummi, jadi gak ada di gambar..he.he. ![]() ![]() Urusan pemilahan sampah saja, orang Indonesia masih belajar pada tahap awal. Alhamdulillaah sih sudah mulai. Seperti memilah mana sampah yg organik dan juga yg non organik. Lha, itu mah anak TK juga bisa (kalimat yg sangat trend sekalikan?). Tetapi apakah kita sudah melakukannya di rumah kita sendiri? Jika sudah, Alhamdulillaah lagi. Jika belum, yuk mulai. Tapi kalau sudah, terus diapakan lagi tuh sampahnya? Nah, sampah organik yg dihasilkan oleh Rumah Tangga bisa dijadikan kompos alami lho. Bpk dan ibu Djamaludin ini yg memberikan pelatihannya kepada kita. Kebun Karinda terletak di daerah Lebak Bulus. Dan ada di dalam areal perumahan yang cukup elit. Saat masuk ke gerbang perumahan tersebut, sudah terlihat keasrian, kebersihan dan juga kepeduliaan warganya terhadap sampah di areal tempat tinggal mereka...wuuiih. Sudah lihat gambar kebun Karinda di ataskan?. Nanti diakhir cerita, Insya Allah ummi akan berikan alamat dan nomor kontak pemilik Kebun ini. Bpk. Djamaludin belum membuat website ttg pelatihan pengolahan sampah ini, karena itu Ummi harus ekstra kerja keras utk menuliskan kembali hasil pelatihannya, karena gak bisa lihat di website. Mudah2an dalam waktu dekat Kebun Karianda ada blog/website-nya yaa, aamin. Pembuatan Kompos Skala Rumah Tangga ini diperkenalan dengan menggunakan Metoda Takakura (yup, betul ini pasti orang Jepang), huuueeebat. Ide simple ini malah ditemukan duluan oleh orang jepang, lalu orang kita pada kemana?..he.he... kabuuuur... Bpk Djamaludin mengikuti Pelatihannya langsung dari Takakura-san sendiri pada tahun 2006 di PUSDAKOTA Surabaya. Dan yg membuat pak Djamaludin tertarik utk mengembangkannya karena sistem komposnya menggunakan sistem aerobik (bukan senam lho), sistim aerobik ini artinya pada saat proses pengomposan memerlukan udara segar. Berbeda sekali dgn sistem pembusukan. Sistim ini Takakura ini memakai sistem fermentasi. Prosesnya sangat higienis, lalu hasil komposnya nanti tidak berbau busuk dan juga tidak akan ada belatungnya (menarik sekali bukan?). Secara ibu2 modern sekarang anti dong kalau bikin kompos terus tangan dan badannya jadi bau. Nanti pas suami pulang ke rumah, gimandang? waaa... Apa saja sih bahan2 yg diperlukan utk pembuatannya:
Di bawah ini beberapa contoh tempat/wadah utk pengomposan. Semua wadah ini bagian bawah serta samping harus dibolongi. Yg berwana hijau itu punya Ummi dan proses pengomposan ini sdg Ummi kerjakan setiap harinya. ![]() ![]()
![]() ![]() ![]()
![]()
![]() ![]()
![]()
Contoh serbuk kayu. Bisa di dapatkan secarfa gratisan ke tempat2 tukang kayu. Caranya, yaaa tinggal minta aja..hi..hi. ![]()
![]()
Cara pembuatannya:
![]()
Kualitas kompos yang baik adalah:
KEBUN KARINDA Bumi Karang Indah Block C-2 No. 28 Lebak Bulus, Jakarta Selatan Tel. +62 21 759 09167 Fax.+62 21 759 09168 HP. +62 815 80 14375 Email: djamaludinsuryo@yahoo.com Website: maaf belum ada Contact person: Bpk. Djamaludin Suryohadikusumo & Ibu Sri Murnia Djamaludin (Catatan: bisa juga ikutan milis beliau di Yahoo, jika teman2 banyak pertanyaan) Note: Alhamdulillaah akhirnya selesai juga, karena ini postingan terpanjang abad ini..he.he.. Pesan utk Pak Djamal, "Pak Djamal, jika ada kesalahan dan kekurangan dalam penjelasan Ummi ini dan pak Djamal sempat mampir ke blog Ummi, silahkan di ralat dan dibetulkan atau ditambahkan yaa pak?." Terima kasih juga atas ilmu yg telah bapak berikan kepada kami.
posted by Lili at 10:46 AM
27 comments
Saturday, March 08, 2008Make OverMulai renovasi Juni 2007 dan selesai sekitar akhir December 2007. Total ruangan yg di renovasi ada 6. Ruangan atas 4 ruangan dan bawah 2 ruangan. Gambar ruangan2 ini, adalah gambar hasil ruangan yang sudah di renovasi ulang. Kalau mau lihat Before - Afternya lengkap supaya kelihatan nyata perubahan dan perbedaaanya, silahkan click aja yang ini. ![]() ![]() ![]() Kamar Utama, ada di bagian atas rumah. Nuansanya dibikin nge-brown dan cozy. Beda banget sama before-nya. Click link di atas kalau mau lihat gambar2 beforenya yaa. ![]() ![]() Ini Pantry bersih, difoto persis setelah jadi. Jadi belum ada isinya..he.he. Gambar pemandangan sebelahnya adalah gambar halaman samping dari luar jendela kemar utama. ![]() ![]() Ini, kamar kakak Fawwaz sekarang. Letaknya di lantai atas juga, berseberangan dgn kamar Ummi. Sebenarnya kamar ini before-nya belum pernah dipakai. Dan di renovasi supaya kakak Fawwaz mau mulai tidur sendiri. Dan rata2 dalam seminggu bisa tidur 3 malam, sisanya masih mau sama Ummi dan Abi..he.he... lumayanlah...step by step. Gambar pemandangan di sebelahnya adalah gambar pemandangan keluar dari jendela kamar Kakak Fawwaz. Masih hijau, Alhamdulillaah. Mengurangi efek Global Warming. Sisa fotonya belum sempat nih, ada kamar mandi utama, terus kamar pakaian dan library. To be continue aja deh yaa.... sorry...
posted by Lili at 8:20 AM
17 comments
Friday, February 22, 2008Postingan awal tahun yang sudah kelewatan lamaaaaaaWoooooaaaaah, terbangun dari tidur panjang ternyata PR menumpuk. Yup, belum sempat posting cerita2 baru lagi. Kebablasan oleh rasa malas ternyata bisa menjadi konsistensi yang parah...hiiiiii. Sejak November 07 sampai sekarang baru mau otak atik blogger lagi. Kudu dijewer nih kupingnya si Ummi. Comment Box sudah penuh oleh sapaan2 teman maya, tapi teteb si Ummi tidak bergeming. Usut punya usut, ternyata si Ummi lagi ketagihan buffering YouTube...yihaaa. Tapi jiga gaptek teeeaaa, Ummi belum mau join jadi member-nya. Soalnya sudah kebanyakkan account, serasa celeb. Nah yang ini beneran celebrity photos. Silahkan menikmati aja deh. ONE FINE DAY WITH SYAFIQ ![]() ![]() ![]() "Tampangku saat kelaparan, Ummi lagi siapin makanannya. Tapi kok aku malah dipakein topi. Waa gayaku seperti Rapper saja ya?". "Alhamdulillaah, aku sudah selesai makan nih. Kenyang deh, maaf yaa mukaku masih belepotan bubur..he.he..." "Biarpun saat makan pakai bip (celemek makan), tapi teteb aja bajuku ikutan kotor kena bubur, jadinya weeeee aku gak pakai baju nih.....ihhh malu." ![]() ![]() ![]() "Aku masih belum pakai baju nih. Kata Ummi rambutku sudah seperti Om Elvis, itu loh the King of Rock n Roll...wa kak kak. Ada jambulnya." "Tuhkan jambulnya tinggi, Ummi bilang aku akan di ajak Ummi pergi ke salon utk potong rambut. Ummi aku pakai baju dulu dong, ntar masuk angin nih!" "Nah ini dah rapih ni, lagi nunggu Ummi. Aku masih main di coat box. Bye bye, aku mau pergi dulu yaa sama Ummi." ![]() ![]() ![]() "Kata Ummi aku pinter deh, pas potong rambut gak pake nangis. Trus aku duduk di kursi Bumbo-ku, biar bisa duduk tenang saat dipotong. Kursinya bawa sendiri dari rumah. Mbak, jangan dibotakkin ya, nanti aku jadi lebih mirip sama kakak kalau aku botak..ha.ha." "Gile, ganteng banget yaa aku. Sudah rapi deh rambutku. Gak ada lagi jambul si Elvis. Pas di sana, aku sempat main komputer. Tapi kok leherku gatal2 yaa? Oh, ternyata masih banyak sisa rambut dileher dan dibadanku. Aku harus cepat2 pulang dan mandi supaya sisa2 rambut yang menempel bisa cepat dibersihkan." "Sampai dirumah aku gak pakai baju lagi deh, mau siap2 mandi nih. Tapi aku olah raga dulu deh. Yaaaaaa, aku sedang yoga nih. Hayoo bisa gak ikutin gerakkanku?" ![]() ![]() ![]() "Horeee, aku boleh mandi bareng sama kakak, bak mandinya kekecilan kalau untuk berdua. Dan mandinya jadi gak terlalu bersih deh. Ayo kak, sabunin aku dong? Eeeh, kakak kok malah merem sih?" "Karena badanku belum bersih, Ummi mandikan aku lagi pakai shower. Iiiihh segar deh, airnya hangat dan badanku jadi bersih lagi deh. "Tempat duduk Bumbo-ku berguna sekali deh, bisa juga aku pakai untuk mandi. Kata Ummi, jadi lebih gampang mandinya karena aku gak bisa bergerak kemana2 kalau pakai Bumbo." ![]() "Sekarang aku siap2 tidur deh sama kakak. Kakak suka banget nemenin aku tidur di coat box aku. Padahal posisi tidurku jadi lebih sempit, kadang2 aku terbangun karena kena tendangan kaki kakak saat kami sama2 sedang tidur. Huuuaaaa, aku jadi nangis deh." FIN
posted by Lili at 4:42 PM
24 comments
|
Mi Familia
Assalaamu'alaikum, Thanx to you all yg udah mau mampir ke sini. Mohon maaf bila ada kesalahan dlm penulisan & smg bermanfaat. Wassalaam.
Blog ini ada Fawwaz, Ummi-Abi, kakek-nenek, mbah Dien, Oom-tante, pokoke komplit deh |
|||
|
|
©2006 Mi Familia. All Rights Reserved. Template by aDe.